CERITANYA
Jadi begini, maksudku datang awal ke sini tu untuk mengisi waktu kejenuhan dan keresahan ku. Karena ku pikir, selain keluarga siapa lagi yang akan peduli, dan nyatanya memang berada disini adalah yang terbaik.
Semakin hari semakin lama, ku sudah mulai terbiasa dengan jarangnya berkomunikasi, bukan jarang kali yah, hanya lebih sedikit daripada biasanya.
Hari itu, ku memutuskan untuk membatasi dan jangan terlalu bergantung dengan orang lain sekalipun itu "dia". Karena ku pikir, kembali menjadi cuek itu adalah jalan terbaik, hanya ingin membuktikan siapa yang lebih peduli.
Berjalannya waktu, ku mencoba menyibukkan diri, keluar mencari kesenangan, melangkah mencari lonjakkan. Dan sekarang ku sudah menemukan beberapa dari pencarian itu, aku sudah nyaman dan mungkin "dia" akan bertanya, "seperti bukan kamu yg dulu", "aku menghilang sebentar saja biasanya kamu telpon atau chat aku", dan saat ini aku berterima kasih karena sudah menyadarkan ku agar tidak selalu mencari dan bertanya. Membebaskan semua perlakuan yang akan "dia" berikan, membebaskan apapun langkah yang ia inginkan, dan begitu pun aku, menjadikan langkah dan jiwa ini selalu bebas karena yang peduli kepada kita hanya diri kita sendiri dan orang yang tanpa pamrih.
Semalam mimpiku bertemu Hamis Daud, ketika kuntilanak datang lalu ia memelukku erat, saat itu aku merasa bahwa "kuntilanak itu ternyata wangi".
Komentar
Posting Komentar