Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2016

Sang Penguasa

Ibaratkan, dinyalakannya sebatang rokok lalu apa yang terjadi ? Kita menghisapnya sampai padam, bisa saja kita mematikan rokok ditengah-tengah hisapan, atau kita mengisapnya sampai habis. Begitu pula dengan kehidupan, bisa saja di tengah-tengah perjalanan hidup kita dimatikan oleh Sang Penguasa atau bisa saja kita hidup sampai hari kiamat datang, tapi tetap saja semuanya akan berujung pada kematian. Hanya Sang Penguasa yang bisa mengendalikan kita, tidak ada seorang pun yang dapat memberikan kita hidup dan mati, semuanya sudah diatur. kebahagiaan, canda, tawa, kesedihan dan duka. Aku tidak ingin merasakan semuanya, aku tidak ingin di lahirkan di dunia ini, tapi semuanya sudah menjadi bebanku sekarang. Aku harus bisa bertahan hidup diantara jalan yang berliku, meskipun selalu berliku tapi aku harus menemukan jalan yang benar. Aku percaya, diantara kesusahan akan selalu ada kemudahan, diantara kesalahan akan selalu ada memaafkan, diantara kebodohan akan selalu ada kepintaran, diantara ...

HARAPAN

Aku menyayanginya tulus, aku merindukannya dengan sabar, aku menunggunya dengan penuh kecemasan. Aku terlalu sayang, aku terlalu takut untuk kehilangan. Disetiap doaku aku selalu memanjatkan doa untuk kebaikannya, kesehatannya, dan keselamatannya.  Aku terlalu lemah jika harus ditinggalkan, harapanku hanya ingin bersamanya. Memeluknya dan berbagi apapun yang dirasakan, memanjakannya dengan sebuah kasih sayang, menunggunya disaat ia pulang.  Semoga sang Penguasa mengerti dengan semua jalan ceritaku :')

IMAJINASI YANG TERPURUK

Sudah beberapa tahun ini mungkin hidupku penuh dengan imajinasi, terlalu banyak imajinasi yang terkadang menjatuhkanku. Aku hanya hidup disekeliling corak-corak lukisan yang tidak beraturan, aku terbangun dan membuka mata dan aku melihat semua warna. Seolah-olah aku hidup dengan mereka meskipun aku selalu sendirian. Aku tidak mau belajar, aku tidak mau berkomunikasi dengan orang lain, aku hanya diam duduk manis dan menangis. Aku terpuruk dalam keadaan seperti ini, aku ingin mencoba keluar dari zona ku, tapi aku takut. Memang aku punya teman, tapi hanya beberapa saja yang bisa mengerti dengan sifatku yang seperti ini. Aku segan untuk berkomunikasi dengan orang lain, aku hanya akan menikmati hariku sendiri dan tertawa dan menangis. Aku benci ketika perasaan burukku datang, aku takut bermimpi, aku takut untuk tidur, aku ingin selalu terjaga diantara warna yang selalu menemaniku. Meskipun terkadang warna tidak sesuai dengan sketsa. Tapi aku menyukainya.... Seseorang sedang sakit, semoga...