MEREGUK CINTA RUMI
“Kafilah yang Gaib merasuki dunia kasat mata. Tapi ia tetap tersembunyi dari orang-orang buruk. Bagaimana bisa perempuan jelita datang ke orang yang buruk? Burung Bulbul selalu menghampiri taman mawar. Melati tumbuh di sebelah bunga bakung, dan mawar menghampiri putik yang manis rasanya.”
Agar dengan akhlak yang mulia, hati kita bisa menampung cinta.
“Dan, (jika mulia sudah pekerti kita, dan bersih hati kita) dari balik akal, Cinta yang indah datang menyeret gaunnya, dengan segelas anggur (pesona) ditangannya.”
Rumi adalah pencinta. Atau, lebih tepatnya, Rumi adalah cinta, hidupnya adalah cinta, seluruhnya. Cinta kepada Tuhan, cinta kepada Nabi Saw., cinta kepada para kekasih-Nya, dan cinta kepada seluruh semesta. Karena sesungguhnya semua cinta itu adalah satu. Tuhan. Dari-Nya cinta berasal, kepada-Nya cinta berakhir, dalam Dia cinta itu Hidup. Dan karena itu, cinta azali, sekaligus baka. Dan menebar cinta, bersama Sang Kekasih, adalah keseluruhan hidup Rumi. Mengajak dan mengajar cinta dan mencinta kepada semesta:
Mari ke rumahku, Kekasih–sebentar saja!"
Gelorakan jiwa kita, Kekasih sebentar saja !
Dari Konya pancarkan cahaya Cinta
Ke Samarkand dan Bukhara sebentar saja !
Agar dengan akhlak yang mulia, hati kita bisa menampung cinta.
“Dan, (jika mulia sudah pekerti kita, dan bersih hati kita) dari balik akal, Cinta yang indah datang menyeret gaunnya, dengan segelas anggur (pesona) ditangannya.”
Rumi adalah pencinta. Atau, lebih tepatnya, Rumi adalah cinta, hidupnya adalah cinta, seluruhnya. Cinta kepada Tuhan, cinta kepada Nabi Saw., cinta kepada para kekasih-Nya, dan cinta kepada seluruh semesta. Karena sesungguhnya semua cinta itu adalah satu. Tuhan. Dari-Nya cinta berasal, kepada-Nya cinta berakhir, dalam Dia cinta itu Hidup. Dan karena itu, cinta azali, sekaligus baka. Dan menebar cinta, bersama Sang Kekasih, adalah keseluruhan hidup Rumi. Mengajak dan mengajar cinta dan mencinta kepada semesta:
Mari ke rumahku, Kekasih–sebentar saja!"
Gelorakan jiwa kita, Kekasih sebentar saja !
Dari Konya pancarkan cahaya Cinta
Ke Samarkand dan Bukhara sebentar saja !
Komentar
Posting Komentar