Subuh Berbunyi

Satu hari dua hari
Lalu tiga hari empat hari
Ku tertawa lalu bernyanyi
Menari diiringi bunyi
Masih berbunyi senyum ini

Hari ini
Semakin larut,
12.30 berlalu
Menghilang
Lalu menunggu kabar
Begitu tembok pun berkata tidur
Tapi bunyi itu belum terdengar
Selalu tidak terjawab
Oh mungkinkah sedang larut
dalam kedamaiannya ?
Dalam fantasinya ?
Aku tidak mau tahu
Tapi 12.30 telah berlalu

3.26
Setelah kudengar bunyi
Bernada pelan dan tak berseni
Ku sudah pulang sejak awal
Tapi ku entah percaya atau tidak
Semisal pulang ternyata lambat
Lebih dari 12.30
Oh maaf
Nada yang sering terdengar
Oh maaf
Berapa kali sering ku dengar
Ku sudah banyak

Buka lemari
Kuambil amunisi
Ku tuangkan
Satu teguk dua teguk
Ku menikmati

Oh Tuhan, tidurkan aku saat ini
Ku ingin bermimpi dan damai
Berimajinasi dan menghayati
Bermain halusinasi dengan tragedi
Tuhan

Jangan salakan aku jika rusak
Ini bukan aku
Kondisiku terlalu buruk
Ku tidak bisa menahan diri
Ku ingin damai sendiri
Menahan otak tak berimajinasi lebih
Memuliakan hayalku
Ini salah kondisi

Pia Alba, 13 Agustus 2017

Komentar