ESOK ATAU LUSA ?

Bukan atas dasar hal lain, memang perlakuan sikap ketidak-pedulian bukan keinginan semua orang sekalipun jatuhnya terhadap orang yang tidak peduli. Dan tentu, sangat wajar jika seorang wanita ingin selalu diperhatikan. Karena tidak bisa dihindari, seorang lelaki pun selalu ingin diperhatikan oleh wanitanya, menurutku hidup harus adil. Dan aku terlupa, ini hanya misal.
Yang ku lihat dari kebanyakan, kami dan mereka sering bersikap acuh, tidak peduli, dan semerdekanya. Tapi pribadi merindukan semuanya. Ingat pertama kita mengenal ? Oh bukan pertama mengenal tapi setelah mengenal. Rasanya sebercanda apapun itu adalah komedi, tapi sekarang roman keadaannya mungkin sudah terlalu hambar untuk saling mentertawakan, bahkan aku sendiri menjadi segan ketika angin berhembus menyapa lalu aku hanya bisa merasakan dingin diantara malam dan kopi.

Sebetulnya kemarin malam aku berbisik kepada angin diatas loteng rumahku, bahwa aku sudah sangat rindu, duduk berdua lalu kopi depanku, seakan ku curi pandang karena aku ingin menyimpannya dimemory lamaku. Tapi ku sadar, kemarin malam hanya obrolanku dengan angin, bahkan suara bising motor pun mengeras seakan meledekku. Haha sebetulnya aku sudah biasa, tak lebih aku persis seperti seorang sebuah media, media akan kebahagiaan dan aku terpojok pada sebuah ketidak pedulian dan keacuhan. Haha angin kemarin ia pun tertawa.
Akhir ceritaku hanya bercerita tentang rindu. Mudah-mudahan esok atau lusa akan segeta bertemu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mulai Cerita

Cerita Ia

GAMBAR DAN CURHATAN