Mimpi Atas Langit, Bumi dan Matahari

Kita dipertemukan oleh ketidak sengajaan
Kita saling mengenal atas kemaksiatan
Kita menyayangi untuk kepuasan birahi
Kita tidak tahu sampai kapan harus bersembunyi pada bumi.

Awalnya hanya selintas bahkan tidak pernah melintas
Waktu dan kekosongan merubah kebatinan.
Berteman dengan kecemburuan pada Teman Maha kasih sayang
Ketika memeluk-Nya ia sedang bersandar kepada-Ku.
Coba kau tengok,
Ia masih erat memeluk tanpa lepas
Lalu mencium bibir bekas anggur
Dan aku hanya menyaksikan dari sekian jarak pandang
Mimpiku seperti itu.

Sekian lama, mimpiku berlanjut
Waktu dan kekosongan membuat kebal seantero dunia
Sudah tidak peduli dengan bumi
Yang ku tau lekas kembali kepada keadaan diri yang anti manusiawi
Itu akan sakit, sakit, sakit
Kenyataanya, langit kadang mendung kadang cerah
Ku ibaratkan seperti itu, kamulah dia.
Dan aku tidak tau apa isi Bumi dan Langit ? Mereka Maha Raja.


Kuceritakan awan, ia berjalan mengikuti tiupan angin.
Berubah warna menjadi gelap disaat bersedih
Menangis ketika hitam
Tertawa ketika ada matahari
Doaku, semoga matahari senantiasa menemani
Dan yang kumaksudkan matahari berada diatas langit
Lalu awan bergantung atas adanya matahari.
Dan mereka seperti saudara menjadi seirama.
Begitulah kira-kira.


Kota Kinabalu, 12 June 2018.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mulai Cerita

Cerita Ia

GAMBAR DAN CURHATAN