11
Untuk saat ini, aku merasakan sesuatu yang berbeda. Mungkin memang salahku juga, selalu memaksakan apa yang mungkin saja tidak harus dilakukan, dan mungkin karena adanya aku semuanya menjadi buruk. Dosa dan semuanya mungkin bermula dari adanya aku, kesusahan yang selalu dirasakan, dan juga sesuatu hal yang tidak harus menjadi harus. Aku yang membawa semua kesesatan itu :(
Tetapi, dilain sisi aku juga harus sabar dengan semua kejadian itu, aku harus menerima semua keputusan yang akan terjadi nanti, tapi aku percaya dengan adanya sang Penguasa akan lebih menenangkan batinku, pikiranku dan semua kegelisahan yang aku rasakan, hanya kepada-Nya aku berserah, memohon ampun, meminta dan hanya Dia lah yang selalu ada disaat aku butuhkan seseorang.
Pikirku, kurang sabar apa aku ? Selalu menunggu dan terus menunggu waktu berlalu bahkan aku sendiri. Aku masih berusaha untuk tersenyum meskipun itu bukan senyuman, aku masih berusaha tertawa meskipun sebenarnya perasaanku diam. Aku ingin marah, tapi aku berusaha untuk menahan, aku ingin menangis tapi aku tau, tidak ada artinya jika aku menangis. Biarkan saja waktu yang menentukan, biarkan semuanya menjadi kenangan indah untuk kemarin dan masa depan, karena mungkin sang Penguasa akan memberikan pelajaran terbaik untukku.
Aku hanya bisa diam dan tidak bersuara~
Untuk nanti, mungkin lebih baik untuk jarang bertemu, aku tidak ingin membuat semuanya menjadi lebih rusak. Semoga perubahanmu membawamu kepada seseorang yang bisa membimbing dan memahamimu dan ia lebih baik imannya dariku. Selamat malam~
Tetapi, dilain sisi aku juga harus sabar dengan semua kejadian itu, aku harus menerima semua keputusan yang akan terjadi nanti, tapi aku percaya dengan adanya sang Penguasa akan lebih menenangkan batinku, pikiranku dan semua kegelisahan yang aku rasakan, hanya kepada-Nya aku berserah, memohon ampun, meminta dan hanya Dia lah yang selalu ada disaat aku butuhkan seseorang.
Pikirku, kurang sabar apa aku ? Selalu menunggu dan terus menunggu waktu berlalu bahkan aku sendiri. Aku masih berusaha untuk tersenyum meskipun itu bukan senyuman, aku masih berusaha tertawa meskipun sebenarnya perasaanku diam. Aku ingin marah, tapi aku berusaha untuk menahan, aku ingin menangis tapi aku tau, tidak ada artinya jika aku menangis. Biarkan saja waktu yang menentukan, biarkan semuanya menjadi kenangan indah untuk kemarin dan masa depan, karena mungkin sang Penguasa akan memberikan pelajaran terbaik untukku.
Aku hanya bisa diam dan tidak bersuara~
Untuk nanti, mungkin lebih baik untuk jarang bertemu, aku tidak ingin membuat semuanya menjadi lebih rusak. Semoga perubahanmu membawamu kepada seseorang yang bisa membimbing dan memahamimu dan ia lebih baik imannya dariku. Selamat malam~
Komentar
Posting Komentar