Lekas Kembali
Jari,
Menari menunggu pagi
Menanti birahi
Dalam jarak tak terhitung
Jari,
Semisal dulu satu pelangi
Menemani
Sehelai mentari pagi
Lalu berbunyi
"Sudah siangnya"
Mari kembali,
Hidung, mata, bibir
Kupegang alis tipis
Berbau mentari pagi
Bangkitlah sayang,
Sudutnya akan tenggelam
Karena dingin,
Jari-jari
Menanti
Hingga mentari pergi
Sayang, kabarnya diatas
Aku senang
Overdosisku belum sembuh
Komentar
Posting Komentar