14
Selamat malam, sepertinya saat ini aku mulai berubah. Sejak kejadian 16 juni 2017 kemarin, aku mulai sadar, bahwa ketika jarak memisahkan maka disana akan ada orang lain yang mengisi hatinya, bukan hanya aku saja, tetapi orang lain juga bisa, aku sangat yakin dan memang terlalu yakin. Tapi apa dayaku, aku tidak bisa berbuat apa-apa, ku tidak cantik dan tidak menarik, mungkin orang lain akan lebih baik dariku, aku hanya bersikap jujur saja, bersikap apa adanya, bersikap sabar untuk apa yang harus aku terima. Karena Tuhan akan tau apa yang harus ku terima dan apa yg sedang ku kerjakan.
Ketika rindu, apa harus aku berontak ketika rindu ? Apa harus aku mencari rindu itu apa ? Kenapa rindu tidak pernah kunjung selesai ? Kenapa rindu sangat menyiksa ketika ku cari rindu tapi tak kunjung bertemu ? Ku mohon, air mataku sedikit habis, aku sudah tersiksa oleh rindu. Rindu membuat hatiku semakin kuat, karena semakin rindu maka semakin tidak akan menemukan rindu itu. Jadi, lebih baik aku tidak rindu dan menjadikan rindu itu biasa saja, karena aku sudah lelah menahan rindu jika harus terus berlalu seperti itu.
Ku ingin bertemu, tapi dirimu tidak kunjung menghampiriku. Ku ingin menghampirimu, tapi kamu tak mengijinkan ku. Kamu memang kuat, tapi aku tidak. Atau memang kamu sudah bosan untuk bertemu, aku tidak tau. Yang jelas, untuk bertemu pun tidak pernah tepat waktu.
Yasudahlah, mau apa pun alasannya, aku harus terima, ku harus selalu kuat untuk bersabar, harus selalu mengerti dengan kondisi dan situasi. Dan ingat, jangan mengeluarkan air mata. Ingat pelajaran kemarin, cukup sekali aku merasa benar-benar dikecewakan, mudah-mudahan masa depan ku tidak. Amin
Komentar
Posting Komentar