KECEMASAN AKAN DUNIA TRANPARAN

Dalam sebuah perjalanan, dimana aku menemukan sebuah titik kecemasan dan ketakutan. Aku takut ketika semua mimpiku benar-benar terjadi, aku sering bermimpi tentang kehidupanku dan perjalanan yang transparan. Dalam mimpiku aku sering menemukan dia, dia yang sering meninggalkanku dan berpaling. Dan juga mimpi yang menghubungkan aku dengan kematian. Bukan hanya sekali, tapi itu sangat sering. Aku sering ditinggalkan dan kematian seharusnya terjadi kepadaku, sedang kan aku masih terjaga dan bernapas.
Bisikan bahwa seseorang tidak sayang kepadaku selalu terpikir, kematian yang seharusnya mendahuluiku dari pada waktu ini terus aku bayangkan, aku semakin depresi. Apa aku memang benar-benar tidak layak untuk bahagia dan menikmati semua pemberian-Nya ? Apa memang aku harus pergi saja dari batas waktu ini ? Aku takut dengan mimpiku sendiri, sudah lama sekali aku tidak merasakan indahnya mimpi, aku selalu ketakutan dan tidak ada seseorang pun yang menemaniku, aku takut untuk tidur. Temani aku untuk merasakan lelapnya tidur dan tanpa pimpi satu pun walaupun hanya untuk sekejap :(
Indri, nama seseorang yang ada di foto itu, memang itu hanya sebuah foto didalam mimpiku. Tapi aku jelas melihatnya, seseorang memeluk Indri dengan penuh kehangatan didalam mimpi itu, apa itu nyata ? aku taku itu menjadi kenyataan, bukan hanya satu foto yang aku lihat, tapi banyak. Iya mungkin sekarang aku sedang kacau, aku tidak punya teman untuk aku ajak bicara, siapa ? Saat ini belum ada !!!
Aku menyendiri didalam gelap. Ini siang, tapi memamng gelap. Aku tidak ingin melihat keluar, aku tidak mau berinteraksi dengan siapa pun, karena mungkin semua orang sedang menikmati kahidupannya tanpa ingin kehadiranku. Aku bisa bertahan dalam sunyi, dalam gelap, dalam kesendirian, aku selalu bisa dan aku menikmatinya.
Aku terbangun tadi pagi dan aku mengingat wajah wanita itu, aku melihat kembali didalam mimpiku bagaimana cara dia memperlakukanku, sangat dingin dan lebih mementingkan wanita itu. Aku berjalan diatas tangga dan aku melihat mereka sedang berduaan, aku sapa dan begitulah tanggapannya yang dingin melukai hatiku. Didalam mimpiku, aku merasa sangat sakit ketika dia sering mencampakkanku begitu saja, dan semuanya aku bayangkan dalam sebuah kesadaran logika. Aku membuka mata dan aku merasakan apa yang ada didalam mimpiku, memang benar-benar sakit jika itu terjadi di dunia nyata. Aku mencoba untuk menemukan sesuatu yang menyenangkan, TIDAK ADA selain aku memandangi wajahnya dan mengingat keluargaku.
Sepertinya aku harus mencari jalan keluar untuk menghilang dari keterpurukan yang tidak nyata, mencari sejuta jalan agar aku tidak berada diatas kecemasan, bagiku itu sulit, tolonglah datang dan berikan aku obat penenang agar aku bisa bermimpi dengan tenang. Jangan buat aku takut, jangan buat aku cemas dan kawatir :(
Setiap orang pasti akan bertemu dengan kematiannya. Apa aku akan mati sebentar lagi ? Iya sebentar lagi aku akan menemukan nasabku, aku akan diadili oleh sang Penguasa atas semua perbuatan dan kenakalanku. Tapi apa aku siap ? Aku akan siap jika kepergianku adalah hal yang dinantikan oleh mereka, dengan terpaksa aku akan menerima semua takdirku. Disisi lain ada yang mengatakan bahwa aku harus bertahan dan bernapas, tapi mimpiku sendiri mengatakan bahwa seharusnya aku sudah mati atau dalan waktu 30 hari lagi aku akan berhenti bernapas. Apa itu hanya sebuah bisikan setan ? atau itu memang benar-benar kabar dari sang Penguasa untuk memperingatkanku agar aku segera berubah menjadi pribadi yang lebih baik ? Aku takut mati :(
Jika aku benar mati di tempat ini, tidak akan ada seseorang pun yang bisa menemukanku, tidak akan ada yang bisa tau kepergianku, hanya aku saja dan si boneka besar yang akan mengetahuinya.
Mau kapan pun aku mati, aku harus meminta maaf kepada semua orang agar aku bisa tenang. Maaf untuk semua kesalahanku, kenakalanku, dan semua kekhilafanku. Aku bukan seorang malaikat yang akan pergi ke surga, aku pasti akan bertemu dengan nerakaku, aku akan di basuh dengan air panas dengan api yang begitu besar, aku terlalu banyak dosa tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa, itu semua sudah menjadi ketentuan-Nya. Saat ini, doakan aku agar aku panjang umur, selalu mengingat-Nya dan melupakannya. Aku harus melakukan itu agar dia bisa melanjutkan kehidupannya dan berbahagia. Aku terlalu lemah :')
See youuuuuu~

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mulai Cerita

Cerita Ia

GAMBAR DAN CURHATAN