CARE OR NOT ??? CARE OR FOR LEAVE ???

Hidup mah dinikmatin aja jangan diambil pusing, selagi lu bisa ketawa dengan orang yang peduli dengan keberadaan lu kenapa engga, selagi masih banyak orang yang sejalan dengan pikiran dan penampilan lu yang berantakan kenapa engga juga, jangan dipikirin orang-orang yang banyak tingkahnya mah, jalani masing-masing aja, abaikan orang yang hanya datang ketika dia butuh, abaikan orang yang hanya menjadikan elu sebagai pelampisan ketika dia bosan, abaikan orang yang hanya memanfaatkan lu ketika dia butuh, bukan berarti elu egois, tapi cobalah agar membuat dia berpikir tentang kebersamaan dan saling menghargai. Jangan hanya datang dan pergi sesuka hati dan memberikan kabar ketika tidak di harapkan, cobalah untuk saling berkomunikasi dan terus bersilaturahmi, buatlah suatu kenyamanan dengan kebersamaan, bukan hanya untuk satu orang atau pun dua orang tapi untuk semua orang yang bisa menerima elu apa adanya. Ini untuk siapa saja, ketika elu punya teman atau elu punya pacar, cobalah untuk saling menghargai dan saling menjaga. Jangan membuat suatu jalinan jika hanya untuk di hancurkan, itu semuanya hanya membuang-buang waktu saja dan akan menyakitkan untuk satu pihak. Jika elu memang tidak peduli, yasudah tinggalkan saja dan jangan pernah datang lagi, kami tidak butuh muka palsu dibalik topeng, kami tidak butuh kasih peduli jika hanya untuk keterpaksaan. Tinggalkan saja tinggalkaaaaaaaan, dunia itu indah ko tanpa orang-orang seperti elu, jangan menjadi orang jahat jika tidak ingin kami balas dengan kejahatan yang lebih, karena kami akan melawan ketika kami diperlakukan seperti itu, kami punya hati dan otak dan kami juga punya nyali untuk melawan. Tenang saja saya berani....
Malam ini masih di kota kecil dengan sejuta cerita, kami memulainya disini, memulai kehidupan dengan sebuah kebersamaan, kenyamanan dan kasih sayang. Didalam sebuah kamar yang hanya lebar 4×4, kita berbaring dalam satu shaf, ditemani 3 orang manusia-manusia kamfret dari belahan planet-planet astral, ada Teh Tanti, A Enge dan Angga, kita berbaring bersama. Kita menikmatinya dan tidak ada perbedaan. Cukup dengan sebuah kenyamanan maka akan memberikan sesuatu yang tidak akan ada batasnya. Sama halnya dengan "itu", ketika ada sebuah kenyamanan maka akan timbul sebuah rasa untuk menjalin ikatan, ini fakta. Kecuali jika kita benar-benar menjaga kenyamanan itu hanya untuk sebuah "pertemanan biasa" mungkin tidak akan terjadi sebuah ikatan, tapi berbeda halnya dengan yang benar-benar ingin menjadi teman dan hanya teman biasa, elu sendiri juga mungkin ngerti maksudnya, ya kalo gak ngerti sama aja lu kaya bahlul -_-
Yaudah mungkin segini aja dulu cerita hari ini, semoga ada sedikit ilmu yang bisa elu ambil, maaf-maaf aja untuk orang yang kesindir atau merasa tersadar dengan kata-kata yang gue ucap diatas, mohon di mengerti !!! Wassalam dan salam rindu untuk malam diatas gunung :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mulai Cerita

Cerita Ia

GAMBAR DAN CURHATAN