Sang Penguasa
Ibaratkan, dinyalakannya sebatang rokok lalu apa yang terjadi ? Kita menghisapnya sampai padam, bisa saja kita mematikan rokok ditengah-tengah hisapan, atau kita mengisapnya sampai habis. Begitu pula dengan kehidupan, bisa saja di tengah-tengah perjalanan hidup kita dimatikan oleh Sang Penguasa atau bisa saja kita hidup sampai hari kiamat datang, tapi tetap saja semuanya akan berujung pada kematian. Hanya Sang Penguasa yang bisa mengendalikan kita, tidak ada seorang pun yang dapat memberikan kita hidup dan mati, semuanya sudah diatur.
kebahagiaan, canda, tawa, kesedihan dan duka. Aku tidak ingin merasakan semuanya, aku tidak ingin di lahirkan di dunia ini, tapi semuanya sudah menjadi bebanku sekarang. Aku harus bisa bertahan hidup diantara jalan yang berliku, meskipun selalu berliku tapi aku harus menemukan jalan yang benar.
Aku percaya, diantara kesusahan akan selalu ada kemudahan, diantara kesalahan akan selalu ada memaafkan, diantara kebodohan akan selalu ada kepintaran, diantara kehilafan akan selalu ada kesadaran. Aku sadar aku terlalu banyak berperilaku buruk dan aku ingin memulainya kembali dengan sebuah kesadaran.
Aku akan lebih menutup diri agar tidak banyak orang yang masuk kedalam kehidupanku dan terluka. Aku hanya akan mempertahankan orang yang benar-benar aku kenal, orang yang benar-benar sayangkan keberadaanku, orang yang peduli dengan adanya jiwa yang lemah. Hanya mereka yang akan aku kenang.
Menjadi seseorang yang penuh dosa selalu dihantui rasa takut dan bersalah, tapi aku hanya berbicara pada seseorang yang selalu mengerti dan memahami dengan segala kondisiku, itu hanya Sang Penguasa. Mengadukan segala kecemasanku, segala keraguanku dan segala kesalahanku. Hanya Ia yang mengerti.
Tuhan akan selalu ada disetiap langkah kita. Ia akan memperhatikan disegala sisi yang kita lakukan, Ia mengutus malaikat untuk mencatat setiap perbuatan yang kita buat, Ia menjadikan kebaikan dan keburukan dalam sisi itu. Aku takut ketika catatanku terlalu berat dalam sisi keburukan, aku takut untuk meninggalkan surga yang sudah Tuhan janjikan :(
Dan aku selalu berdoa, tetaplah kuat dan selalu bertahan dalam segala kondisi apa pun. Buatlah orang-orang disekitar merasa bahagia dengan keberadaanku. Buatlah seseorang untuk selalu percaya dengan perasaanku yang berharap lebih padanya. Genggamlah keyakinan dan dunia ini, karena sesungguhnya semua bisa berjalan dengan baik.
Dan untuk sang angin, tetaplah berjuang bersama, jangan pernah membenci malam yang gelap, cintailah malam dengan sebuah ketulusan karena didalam hati kecil sang malam selalu tersimpan angin yang lembut.
Tetaplah menjadi bagian disetiap ceritaku meskipun terlalu banyak keegoisan yang aku berikan, cukup sampai disini aku bersikap tak berdosa dan brersikap kekanak-kanakan karena aku sadar hanya "sebuah angin" yang bisa memberikanku kebahagiaan dan harapan. Selamat pagi dan salam rindu~
kebahagiaan, canda, tawa, kesedihan dan duka. Aku tidak ingin merasakan semuanya, aku tidak ingin di lahirkan di dunia ini, tapi semuanya sudah menjadi bebanku sekarang. Aku harus bisa bertahan hidup diantara jalan yang berliku, meskipun selalu berliku tapi aku harus menemukan jalan yang benar.
Aku percaya, diantara kesusahan akan selalu ada kemudahan, diantara kesalahan akan selalu ada memaafkan, diantara kebodohan akan selalu ada kepintaran, diantara kehilafan akan selalu ada kesadaran. Aku sadar aku terlalu banyak berperilaku buruk dan aku ingin memulainya kembali dengan sebuah kesadaran.
Aku akan lebih menutup diri agar tidak banyak orang yang masuk kedalam kehidupanku dan terluka. Aku hanya akan mempertahankan orang yang benar-benar aku kenal, orang yang benar-benar sayangkan keberadaanku, orang yang peduli dengan adanya jiwa yang lemah. Hanya mereka yang akan aku kenang.
Menjadi seseorang yang penuh dosa selalu dihantui rasa takut dan bersalah, tapi aku hanya berbicara pada seseorang yang selalu mengerti dan memahami dengan segala kondisiku, itu hanya Sang Penguasa. Mengadukan segala kecemasanku, segala keraguanku dan segala kesalahanku. Hanya Ia yang mengerti.
Tuhan akan selalu ada disetiap langkah kita. Ia akan memperhatikan disegala sisi yang kita lakukan, Ia mengutus malaikat untuk mencatat setiap perbuatan yang kita buat, Ia menjadikan kebaikan dan keburukan dalam sisi itu. Aku takut ketika catatanku terlalu berat dalam sisi keburukan, aku takut untuk meninggalkan surga yang sudah Tuhan janjikan :(
Dan aku selalu berdoa, tetaplah kuat dan selalu bertahan dalam segala kondisi apa pun. Buatlah orang-orang disekitar merasa bahagia dengan keberadaanku. Buatlah seseorang untuk selalu percaya dengan perasaanku yang berharap lebih padanya. Genggamlah keyakinan dan dunia ini, karena sesungguhnya semua bisa berjalan dengan baik.
Dan untuk sang angin, tetaplah berjuang bersama, jangan pernah membenci malam yang gelap, cintailah malam dengan sebuah ketulusan karena didalam hati kecil sang malam selalu tersimpan angin yang lembut.
Tetaplah menjadi bagian disetiap ceritaku meskipun terlalu banyak keegoisan yang aku berikan, cukup sampai disini aku bersikap tak berdosa dan brersikap kekanak-kanakan karena aku sadar hanya "sebuah angin" yang bisa memberikanku kebahagiaan dan harapan. Selamat pagi dan salam rindu~
Komentar
Posting Komentar